Pages

Selasa, 24 April 2012

7200 sekon

Written by: Erliza Cikal at 07.57
Rintik hujan jatuh membasahi aspal, membuatnya menjadi licin dan basah. Aroma khas hujan membaur bersama udara sore hari yang sejuk. Entah apa yang dibawa hujan, menghirupnya membawa sebuah kedamaian, memutar memori yang ada dalam benak, membuat sebuah kenangan tentang kerinduan.
 Sherry duduk sendirian di halte bus, entah sudah berapa banyak bus lalu lalang melewati halte tersebut. Bahkan kali ini sudah 2 bus yang sama melewati halte tersebut semenjak 2 jam yang lalu. Sudah 2 jam ia duduk di halte tua tersebut, sudah berpuluh-puluh kali ia melihat orang-orang naik turun bus. Sherry sedang menunggu seseorang. Seseorang laki-laki yang telah lama tak dijumpainya, yang bayangannya selalu hadir di dalam benaknya namun tidak di kehidupannya. Sebenarnya ia telah yakin bahwa orang itu tidak akan pernah datang. 
Datang ke sini dan menemuiku hanya akan menyita waktumu yang berharga. Kamu yang sekarang tak pernah ada waktu untukku, tak seperti kamu yang dulu. Sherry memandang nanar jalanan beraspal yang kini telah mengkilat basah karna air hujan. Satu tetes air mata turun di wajah Sherry yang pucat. Kenapa kau tak datang sesuai janjimu? Bahkan disaat paling istimewa dalam hidupkupun kau masih saja tak pernah ada waktu untukku. Tak ingatkah pada perjanjian yang kau buat satu minggu yang lalu? Bahwa di hari ulang tahunku yang ke 16 engkau berjanji akan datang ke Jogja? Bahwa kau berjanji akan menemuiku di tempat pertama kali kita jumpa? Tapi mengapa kau tak juga datang? Mengapa kau berjanji padaku bila akhirnya kau mengingkarinya? Aku telah menggumu sejak 7200 detik yang lalu. 

Bersambung....

0 comment:

Posting Komentar

Drop your coment here! :)

Ada kesalahan di dalam gadget ini
 

Cikalala~ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea