Pages

Minggu, 05 Mei 2013

What Can We Do For Earth?

Written by: Erliza Cikal at 16.11

Assalamualaikum
Ini artikel yang seharusnya aku bikin buat Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2013 lalu. Sayangnya waktu itu bertepatan sama Ujian Nasional 2012/2013 yang aku dan teman-teman seangkatan lewati. Jadi nggak bisa ikut memperingati. Hmm.. tapi cinta bumi itu nggak cuma dilakukan waktu Earth Day aja kan? Setiap aktivitas kita kan selalu berhubungan dengan alam sekecil apapun itu karena kita sangat tergantung sama alam. Kita hidup di bumi, pelanet yang diciptakan Allah untuk kehidupan manusia. Lalu ada pertanyaan yang membuat kita bertanya sama diri sendiri,
“Apa yang sudah aku lakukan untuk bumiku hari ini?”

Memangnya kalau kita berbuat sesuatu apakah kita bisa merubah keadaan? Jawabannya adalah ya. Segala sesuatu itu dimulai dari diri sendiri. Keinginan itu akan membuat tekad dan kemauan sehingga akan membentuk tindakan (widih bahasanya, habis kerasukan kali ye). Kita cuma harus sadar dan mengerti apa-apa yang baik dan apa-apa yang bakal menyebabkan bumi jadi rusak. Nggak perlu muluk-muluk. Simple aja, misalnya dengan milah-milah sampah organik dan non organik kita bisa menyediakan tempat sampah khusus. Kaya di UGM nih contohnya... tapi buat menjalankan misi ini kita juga perlu sadar kalau kita harus membuang sampah pada tempatnya.

Warna-warna ini dibuat untuk membedakan jenis-jenis sampah.
                Di Yogyakarta juga ada program Sego Segawe (Sepeda dinggo sekolah lan nyambut gawe: sepeda untuk sekolah dan bekerja) bersama walikota Jogja.  Program ini dimaksudkan untuk mengajak masyarakat Jogja menggunakan sepeda untuk mengurangi pemakain kendaraan pribadi sehingga tercipta lingkungan yang bebas polusi udara.

                Ayo ngepit wae!
Oiya satu lagi, mari kita kurangi pemakaian plastik yang mengandung tembaga, timbal, perak, khrom, arsen dan boron merupakan zat-zat yang dihasilkan dari proses industri pelapisan logam seperti Hg, Zn, Pb, Cd yang dapat mencemari tanah.Zat ini sangat beracun terhadap mikroorganisme..
'
Selain dapat mencemari tanah, pembuatan plastik juga menghasilkan gas buangan yang menyebabkan polusi udara. Waduh, double-double nih dampaknya padahal cuma sekedar tas kresek! Kalau masyarakatnya aja malas, Nggak heran kalau suhu udara semakin panas. Lha wong yang peduli sama lingkungan aja ogah-ogahan. Miris ya.

0 comment:

Posting Komentar

Drop your coment here! :)

Ada kesalahan di dalam gadget ini
 

Cikalala~ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea