Pages

Senin, 30 Desember 2013

Balon-Balon Merah Jambu

Written by: Erliza Cikal at 22.48



Kau pasti mengerti rasanya diabaikan. Sedikit tidak istimewa dan banyak tak teracuhkan. Kau tahu? Batas antara bersabar dan pasrah hanya setipis kapas. 
          Mungkin aku terlalu memekakan dentum merah jambu itu sehingga timbul percaya diri yang berlebih atas dirimu. Banyak orang mengatakan jangan berharap ketinggian, nanti kau akan tahu rasanya terhempas ke tanah. Dan untuk mencegahnya, aku telah menyiapkan beberapa balon yang membantuku mengudara. 
          Entah kapan balon itu akan meletus. Kepadamu ingin kusampaikan sebuah untaian kata yang kuubah menjadi prosa. 
Salam kehangatan dari arteri dan vena yang meloncat-loncat ketika berada di dekatmu.

1 comment:

Posting Komentar

Drop your coment here! :)

Ada kesalahan di dalam gadget ini
 

Cikalala~ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea