Pages

Sabtu, 22 Februari 2014

Merajut Senyummu

Written by: Erliza Cikal at 11.00



Biasanya, aku selalu menutup diri bak putri malu jika ada sesuatu yang dikaitkan dengan dentum merah jambu. Dan biasanya pula, sajak-sajak romantika itu kuabaikan tanpa pernah masuk ke gendang telinga.
Herannya, kau dapat meruntuhkan segala prinsip itu dengan begitu mudahnya. Seolah-olah curiga terlalu berlebihan atas prasangka. Membuatku tak terusik dengan kehadiranmu nyatanya jelas-jelas aku membangun parit dalam diantaranya.
Aku belum paham. Inikah kau yang sesungguhnya, ataukah rekayasamu demi menguji ketahanan bentengku? Percayalah, usahamu tidak akan berhasil jika opsi kedua yang kau pilih. Tetapi, aku tahu ada sesuatu yang belum kau jelaskan ketika kau melayangkan senyummu petang ini. Ada sesuatu yang mengusik pertahanan prajurit di garda terdepan meski kau tak menggerakkan pedangmu.
Banyak hal yang membuatku angkat tangan jika disuruh mengangguk paham; tetapan Avogadro, dinamika partikel, dan kamu.

0 comment:

Posting Komentar

Drop your coment here! :)

Ada kesalahan di dalam gadget ini
 

Cikalala~ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea