Pages

Sabtu, 07 Juni 2014

Di Bangku Sepi

Written by: Erliza Cikal at 17.43


Aku coba sampaikan maaf pada langit malam
tetapi kau tetap bertahan dalam diam
jarum jam berkarat menjadi saksi
kau yang setia duduk pada keresahan
dan aku yang berdiri di atas penyesalan.

Aku guratkan namamu pada dahan kamboja
memastikan hanya satu nama yang tercetak disana
tetapi perlahan
daun-daun kering berguguran
jatuh ke tanah
seperti kau yang mulai jenuh
digerogoti waktu yang kian menjauh.

Kemudian rembulan meluncur di langit
Mengiringi langkah kepergianmu
seorang diri
yang dibuntuti kekecewaan
dan digandeng letih
sedang langkah kian mencipta jarak
meninggalkan kamboja yang melayu
tidak seharusnya aku membiarkanmu menunggu
dalam pertemuan batin yang tak kunjung kuhadiri.

: Andai ada kata lebih dari maaf. Jujur, rasa rindu ini sulit dinetralisir. Sekarang gantian aku yang sabar, menunggu kata maafku kau terima J.

Maaf sudah membuatmu menunggu,
Dalam ketidakpastian
Yogyakarta 7 Juni 2014

0 comment:

Posting Komentar

Drop your coment here! :)

Ada kesalahan di dalam gadget ini
 

Cikalala~ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea