Pages

Sabtu, 19 Juli 2014

Selalu Ada Kamu

Written by: Erliza Cikal at 00.50


Aku merasa beruntung bisa menjadi seseorang yang kau anggap spesial. Meski terkadang jiwaku berontak bilang tak rasional. Jujur saja, bukan cuma aku yang menganggapmu istimewa. Aku tahu kok bunga itu ada di motormu bukan tanpa sebab pun aku paham kalau aku cuma salah satu dari sekian banyak. Dan penuturanmu kala itu membuatku gamang; sebenarnya ini mimpi atau realitas?

Aku ingat. Jelas ingat. Setiap detil dalam rangkaian momen yang kita lewati. Misalnya saja, ketika kau mengataiku selalu cemberut dan terlihat angkuh; ternyata kau hanya memintaku  tersenyum padamu. Kau bilang senyumku memiliki arti yang besar pada harimu; membuatku malah memalingkan muka menyembunyikan rona.

Contoh yang lain adalah ketika menjadi panitia event menuntut kita untuk pulang lebih larut. Kau menawarkan diri mengantar. Aku bilang tidak usah tapi kau tidak setuju kalau perempuan pulang malam sendirian. Klasik, tapi manis.

Kalau hujan turun, biasanya aku menikmatinya tanpa teman. Tapi tiba-tiba kau datang. Berdiri sejajar disampingku. Menatapku tanpa berkedip. Kemudian sebuah cipratan mengawali gelak tawa sore itu. Adegan ini natural. Tanpa script atau naskah yang melelahkan. Tapi begitu jelas terekam dalam memori.

Ada banyak momen yang mengingatkanku padamu. Dan hampir selalu ada kamu disetiap momen yang kulewati. Aku berada di dunia nyata. Dan kamu nyata untuk duniaku. Momenku menjadi lebih hidup karena ada kamu. Iya, kamu.
Another 'sulit tidur' again,
Lisa.

0 comment:

Posting Komentar

Drop your coment here! :)

Ada kesalahan di dalam gadget ini
 

Cikalala~ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea