Pages

Minggu, 08 Februari 2015

All too Well

Written by: Erliza Cikal at 21.01

Time won't fly, it's like I'm paralyzed by it. I'd like to be my old self again, but I'm still trying to find it. After plaid shirt days and nights when you made me your own. Now you mail back my things and I walk home alone.
All too Well by Taylor Swift

      Seorang gadis dengan langkah gontai menyeret kakinya menuju ke tengah hingar bingar. Sepertinya show malam ini akan dibintangi oleh gadis belia itu. Musik memainkan intro, ia bersiap.  Kemudian mulai memerintahkan suaranya mengikuti alunan orkestra.

      Gadis itu beryanyi dengan merdu menciptakan harmoni dalam tiap nada. Semua orang bertepuk tangan gembira. Semua orang terpana. Tiba-tiba saja musik berhenti. Para pengiring kebingungan. Gadis itu menggerak-gerakkan bibirnya, berusaha mengeluarkan suara seperti biasanya ia bicara, tetapi tidak satu hertz-pun mampu ia getarkan. Tenggorokannya tercekat. Sorak-sorai kecewa dari penonton mulai bermunculan dan semakin meradang.

      Gadis itu ingin segera memindahkan arwahnya dari tingginya panggung pementasan. Ia ingin berlari sekencang mungkin. Kecewa atas segala hal tak diharapkan yang bekerja diluar kendalinya. Tetapi kakinya kelu, sorot matanya pilu. Sudah tak ada lagi yang bisa dilakukannya. Maka pasrahlah ia dihujat caci maki serta malu yang melumpuhkan segala upaya.

      “Kalau benar segalanya adalah takdir, lantas mengapa takdir tak pernah memberi tahu kapan kebenaran sukarela berpihak?”



Eh Ferbruari masih hujan,
29/11/2013 with revision.

0 comment:

Posting Komentar

Drop your coment here! :)

Ada kesalahan di dalam gadget ini
 

Cikalala~ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea