Skip to main content

Posts

Featured

Menyelami Deretan Informasi Sampah

Di zaman dimana informasi dengan mudahnya dapat diakses, orang-orang sibuk menelan sebanyak-banyaknya yang mereka dapatkan. Meneriakkan selantang-lantangnya kata-kata yang mampu dielukan (turut serta dalam arus perputaran informasi). 
Di sudut jembatan penyebrangan jalan, seseorang berteriak lantang soal disabilitas di akun media sosialnya, mengutuk ketidakadilan akses publik bagi penyandang para manusia berkebutuhan khusus. Padahal, dihadapannya seorang tuna netra sedang meggapai-gapai aspal dengan tongkatnya, berharap tak ada satu kendaraanpun tetiba menganggap dirinya tak kasat mata. 
Di tikungan jalan, seorang wanita dengan kepercayaan diri yang tak tanggung-tanggung, mengenakan pakaian serba 'seadanya' sambil menunggu jemputan -barangkali suaminya-. Ia tidak peduli dengan tukang ojek yang mengamatinya lamat-lamat. Ia salah satu penggiat -wanita berhak atas kebebasan apapun bentuknya-. Padahal, baru saja ia dapat kabar kalau tetangganya memutuskan bunuh diri karena dipasu…

Latest Posts

Menjadi Kakak

Morgen Post